Ikhtilaf Biang Konflik?

  Ikhtilaf dalam persoalan agama Islam sering dituding sebagai biang konflik. Beberapa pihak menyerukan agar ikhtilaf itu dianggap sepi saja dan umat tidak perlu mempersoalkan ikhtilaf yang ada, demi terciptanya kerukunan. Termasuk di dalamnya ikhtilaf dengan Syi’ah, Ahmadiyah, ahli bid’ah, dan kelompok sekuler dan liberal Islam. Bagaimana semestinya umat menyikapi ikhtilaf ini? Terus mempersoalkannya sehingga [...]

Tagged with:  

Mengambil ‘Ibrah dari Kebejatan Ahli Kitab

  Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) adalah dua prototipe umat para Nabi yang gagal mempertahankan keistimewaan yang dimiliki. Semestinya, dengan anugerah kitab dan kenabian yang mereka dapatkan, mereka menjadi umat yang paling depan dalam beriman kepada Allah swt. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, mereka menjadi umat yang paling kufur kepada Allah swt. Umat Nabi Muhammad [...]

Tagged with:  

Al-Qur`an Membongkar Kesesatan Kristen

  Kristen, atau disebut al-Qur`an dengan Nashrani, adalah salah satu agama di samping Yahudi, yang sering disoroti kesesatannya oleh al-Qur`an. Itu disebabkan mereka ahlul-kitab (pemeluk agama yang semula diajarkan kitab Allah swt) atau utul-kitab (pernah diberi kitab wahyu) yang kemudian menyimpang karena mengubah kitab tersebut dan merusak ajarannya. Sepantasnya, mereka menjadi dua penganut agama yang [...]

Tagged with:  

Al-Qur`an Menjawab Problem Pemikiran Islam Kontemporer

Islam kontemporer pun ikut terbawa arus. Gaya-gaya berpikir yang cenderung dekonstruksi dengan landasan relativisme, saat ini menghiasi jagat pemikiran Islam kontemporer.[1] Kebenaran mutlak agama Islam, kebenaran mutlak al-Qur`an sebagai wahyu Allah secara verbatim, dan keyakinan adanya satu nilai kebenaran, didekonstruksi dengan dalih tidak ada yang mengetahui kebenaran sejati selain Allah swt. Manusia hanya bisa mendekatinya, [...]

Tagged with:  

Bagaimana Belajar Hadits dengan Benar?

Hadits adalah berita dari atau tentang Nabi Muhammad shallal-‘Llahu ‘alaihi wa sallam (selanjutnya ditulis ‘saw’), mencakup perkataan, perbuatan dan persetujuannya. Di dunia ini, tidak ada seorang tokoh pun; apakah itu kepala negara, politisi, ilmuwan bahkan artis sekalipun, yang berita tentang dirinya sangat diperhatikan sebesar perhatian umat Islam terhadap berita Nabinya, Muhammad saw. Apalagi sampai dikembangkan satu ilmu khusus untuk menyeleksi kebenaran “perkataan, perbuatan dan persetujuan” dari tokoh-tokoh tersebut seperti yang telah diberlakukan kepada Nabi Muhammad saw melalui ilmu-ilmu hadits (‘ulumul-hadits).

Tagged with:  

Merayakan Tahun Baru Hijriah

Sebagian umat Islam dengan dalih keagamaan meyakini bahwa tahun baru hijriah harus dirayakan karena titik tekan hijrahnya. Keyakinan tersebut tentunya sangat apologetik (mencari-cari alasan), karena pada faktanya hijrah Rasulullah saw terjadi pada tanggal 2-12 Rabi’ul-Awwal tahun 13 bi’tsah/kenabian, bukan pada awal bulan Muharram.[1] Maka dari itu—dan ini memang sudah jamak disadari oleh mayoritas masyarakat Muslim—penyambutan [...]

Tagged with:  

Menyoal Ekstremitas Beragama

Sejarah Islam pernah mencatat keberadaan dua aliran keagamaan ekstrem di periode awal kelahiran Islam; Khawarij dan Mu’tazilah. Kelompok pertama merupakan aliran yang terlalu kaku dan sempit dalam memahami Islam, sedang kelompok kedua merupakan aliran yang terlalu liberal dalam memahami Islam. Baik kelompok pertama ataupun kedua, sama-sama mengabaikan sunnah sebagai dasar kedua setelah al-Qur`an dalam pengamalan [...]

Tagged with:  

Kiat Belajar Islam dengan Benar

Tidak sedikit orang yang bersemangat belajar Islam, tapi ternyata menyimpang dalam memahami Islam. Banyak sekali aliran keagamaan yang mengklaim Islam sehingga tidak jarang membuat sang pembelajar Islam dibuat pusing dengan Islam. Banyaknya juga ranting dari ajaran Islam tidak sedikit membuat frustasi orang Islam dalam mempelajari agamanya. Ini adalah di antara sekian tantangan dan hambatan yang [...]

Tagged with:  

Meluruskan Kesalahpahaman

Kajian Ulang atas Hadits-hadits yang Dinilai Misoginis Bagi kalangan feminis (penganut paham kesetaraan gender), Islam sama saja dengan Kristen, dan budaya-budaya patriarkhi (yang terlalu mengunggulkan lelaki) lainnya di dunia yang memandang rendah perempuan. Buktinya, banyak sekali hadits-hadits yang merendahkan martabat perempuan (misoginis). Tulisan di bawah ini akan mencoba menjawabnya dengan sebuah pengkajian ulang yang komprehensif. [...]

Tagged with:  

Mendidik Anak Sejak Usia Dini

 قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ  أَخَذَ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا تَمْرَةً مِنْ تَمْرِ الصَّدَقَةِ فَجَعَلَهَا فِي فِيهِ فَقَالَ النَّبِيُّ  كِخْ كِخْ لِيَطْرَحَهَا ثُمَّ قَالَ أَمَا شَعَرْتَ أَنَّا لَا نَأْكُلُ الصَّدَقَةَ    Abu Hurairah berkata: Hasan ibn ‘Ali ra pernah mengambil satu buah kurma dari kurma zakat, lalu ia memasukkannya ke dalam mulutnya. Nabi saw langsung berkata [...]

Tagged with:  
Halaman 1 dari 212

Cari topik yang tepat?

Gunakan ini untuk mencari topik artikel yang ingin anda ketahui:

Jika anda tidak mendapatkan yang anda cari, berikan masukan atau komentar kepada kami!

Member Area

Copyright © 2010 Pemikiran Islam. Developed by