Pertanyaan ini adalah pertanyaan klasik yang sudah ada sejak jaman dahulu kala. Sebagai manusia yang berakal tentunya akan menempuh cara-cara untuk menemukan dan menjawab pertanyaan itu. Namun terkadang seorang muslim dan mu’min yang sudah jelas apa panduan dan bagaimana cara-cara syar’i untuk menemukan dan mengenal Tuhan-nya itu terjebak dengan cara-cara tidak syar’i dan tidak benar untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan diatas.
“Tepatlah kalian, mendekatlah, dan bergembiralah, karena sesungguhnya amal tidak akan memasukkan seseorang ke dalam surga.” Para shahabat bertanya: “Termasuk juga anda wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Ya, termasuk juga saya, kecuali jika Allah menganugerahkan ampunan dan rahmat kepadaku.”
Islam adalah kebebasan, demikian tulis Budhy Munawar-Rahman dalam bukunya Argumen Islam untuk Liberalisme. Menurutnya, kelompok Islam Progresif meyakini bahwa Islam memberikan ruang untuk berpikir bebas. Monoteisme sendiri, menurut mereka, sebenarnya tak lain dari liberalisasi atas kungkungan politeisme dan alam. Artinya, mereka menegaskan, liberalisme sebenarnya sudah terjadi lama di dalam Islam.









Komentar Terakhir